Editor 25 Oktober 2021

Aoun kembali diminta menjadi pelaksana tugas perdana menteri yang akan membentuk kabinet. Namun tokoh tersebut meminta agar kursi kabinet diisi oleh orang-orang profesional, bukan tokoh yang berasal dari partai politik. Upaya itu gagal hingga akhirnya, tokoh politik paling populer di kalangan sunni Lebanon itu kembali memilih mengundurkan diri setelah pertemuan singkatnya dengan Aoun.

Hariri mengaku tak sejalan dengan Aoun terkait komposisi kabinet yang mesti diisi orang-orang profesional untuk mengatasi krisis ekonomi. Sekarang ini, meski kursi PM kembali terisi dan kabinet berhasil dibentuk, Lebanon tetap terperosok dalam krisis ekonomi yang akut. Di tengah kondisi serba terbatas, masyarakat Lebanon bahkan terancam jatuh ke dalam perang saudara yang melibatkan faksi-faksi politik di negara tersebut. (*)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*