Kedua, Allah berfirman,”Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi sekalipun, yang berada di dalam batu atau di dalam bumi maka niscaya Allah SWT akan membalasnya.
Sesungguhnya Allah Maha halus lagi Maha Mengetahui.” Konon biji sawi ini sama ringannya dengan biji kapas. Lukman menegaskan kepada anaknya bahwa kebaikan dan keburukan sebesar dan seringan biji sawi pun akan mendapat balasan dari Allah. Tidak ada yang luput dari perhatian Allah, bahkan yang tersembunyi dalam dada setiap manusia sekalipun.
Betapa menakjubkan ya konsep pengajaran Lukman ini. Ia mendorong anaknya untuk melakukan kebaikan dan mengingatkan agar tidak berbuat keburukan sekecil apapun. Sungguh teliti dan memperhatikan betul kualitas iman anaknya.
Konsep pengajarannya, bertahap dan teratur dari hal yang fundamental sampai ke cabang-cabangnya.





