Pada 100 pemerintahan Trump. Apa saja kejutan yang telah ia lakukan? Soal tarif dagang dan proteksi terhadap ekonomi masyarakat Amerika, sejauh ini Trump tampak belum berhasil. Upayanya untuk menurunkan inflasi belum mencapai tujuannya. Seperti yang dilansir DW misalnya, sampai saat ini bagi banyak warga Amerika, belanja kebutuhan sehari-hari tetap mahal. Belanja mingguan untuk dua orang masih bisa menghabiskan lebih dari $150 (sekitar Rp 2.400.000), bahkan di daerah yang tidak mahal.
Selain kebijakan tarif dagang, ambisi Trump untuk melindungi dan menaikkan kembali status Amerika sebagai negara adidaya serta berpengaruh yaitu dengan membatasi imigran. Trump meningkatkan keamanan perbatasan dan berjanji akan mendeportasi para imigran yang ia nilai mengganggu Amerika. Sejauh ini realisasi dari keputusannya itu belum disaksikan berlangsung efektif oleh warga Amerika.
Pasca berbagai kebijakan tersebut, menurut survei Pew Research Center, warga Amerika justru memandang ekonomi negaranya lebih pesimis dibandingkan Februari lalu, sebelum tarif dagang dan proteksi harga bagi warga Amerika diumumkan. Dalam penelitian tersebut ditemukan, sebanyak 40% responden memperkirakan ekonomi AS akan membaik setahun kemudian, sedangkan 37% berpikir akan memburuk. Pada April, hanya 36% yang masih optimis, dan 45% yakin ekonomi AS akan memburuk.





