Editor 2 Juli 2021

Takalar, Celebesupdate,com-Tim Pengabdian kepada masyarakat Program Studi Kimia Universitas Teknologi Sulawesi (UTS) telah melakukan Pelatihan Pembuatan Starter dan Nata de Coco di SMK Negeri 3 Takalar (24/6/2021). Kegiatan diikuti oleh para guru, beberapa perwakilan siswa(i) dan juga wali siswa(i) yang cukup antusias. Dari awal sampai selesai, kegiatan PKM ini tetap menerapkan protokol kesehatan.

Produk Nata de Coco dipilih sebagai materi pelatihan karena makanan ringan ini dapat dibuat dengan teknologi pengolahan yang sederhana sehingga mudah dilaksanakan baik bagi guru, siswa maupun masyarakat. Di samping itu diyakini pemasarannya akan cukup menggembirakan sehingga dapat dijadikan materi pembekalan bagi siswa(i) untuk dapat berwirausaha di bidang ini, ungkap Drs. H.Muh.Hajir Donggala selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Takalar.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, diawali dengan penyampaian materi secara lisan oleh Ida Ifdaliah, S.Si., M.Si tentang informasi yang berkaitan tentang nata, yaitu komposisi nata de coco, proses kimia yang terjadi dalam pembuatan nata de coco, faktor yang mempengaruhi pembentukan nata de coco,manfaat nata de coco untuk kesehatan dilanjutkan dengan materi bahan baku dan bahan pendukung untuk pembuatan nata de coco serta fungsinya, yang diakhiri dengan penjelasan tentang langkah-langkah pembuatan starter (bibit) dan nata de coco.

Praktek proses pembuatan starter dan nata de coco bersama guru SMK Negeri 3 Takalar

Nata de Coco merupakan salah satu produk olahan air kelapa yang memiliki kandungan serat tinggi dan kandungan kalori rendah sehingga cocok untuk makanan diet dan baik untuk sistem pencernaan serta tidak mengandung kolesterol, ”ucapnya.

Setelah penyampaian materi, kemudian dilanjutkan praktek pembuatan bibit (starter) dan nata de coco dari air kelapa metode fermentasi oleh Hj.Fitriani P.Djarudju, S.T., M.T dan didampangi oleh salah satu guru SMK Negeri 3 Takalar dan salah satu wali siswa yang sempat hadir.  Adapun bahan-bahan untuk pembuatan nata de coco terdiri dari adalah air kelapa, gula pasir, ZA atau Amonium posphat, dan bibit Acetobacter xylinum. Adapun alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan bibit (starter) Acetobacter  xylinum dan nata de coco haruslah steril, karena apabila terkontaminasi dengan bahan lain akan mempengaruhi kualitas dari produk nata de coco yang dihasilkan” ucapnya.

Para guru, siswa(i) dan wali siswa(i) mengaku bahwa sangat terbantu dengan kegiatan ini sebagai bentuk pelatihan yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan keseharian mereka dalam berwirausaha walapun skala kecil. Selain itu, beberapa dari mereka juga menyampaikan untuk dilakukan pendampingan serta monitoring secara berkala untuk kedepannya terkait aplikasi penggunaan air kelapa sebagai bahan dasar untuk pengolahan nata yang memiliki nilai ekonomis.

Dengan diberikannya pelatihan pembuatan nata de coco, maka diharapkan nantinya siswa-siswi dan guru SMK Negeri 3 Takalar dapat membuat nata de coco untuk memanfaatkan limbah air kelapa yang ada. Selain itu diharapkan keterampilan ini dapat menjadi lapangan pekerjaan yang baru nantinya setelah lulus sekolah.

Kegiatan pengabdian ini diakhiri dengan pemberian cinderamata berupa plakat kepada pihak Sekolah, yang diserahkan oleh Nurfika Ramdani, S.Si., M.Sc. selaku Ketua LPPkM UTS Makassar (*)

Baca  Juga :

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*