Sekedar Memulai Perbincangan Kembali Tentang Program Alternatif
Tentu akhir-akhir ini, bila kita mengikuti berbagai diskusi-diskusi webinar gizi maka telah banyak kita dapati gagasan-gagasan tentang program alternatif dalam pelayanan surveilans gizi khususnya inisiatif terkait pemantauan balita di tengah pandemi. Di perkotaan tentu alternatif itu dapat berbentuk Posyandu Virtual atau penggunaan sarana-sarana digital dalam kepastian mendapatkan pemantauan pertumbuhan balita. Tentu posyandu virtual ini membutuhkan jaringan internet. Di pedesaan, pemaksimalan kunjungan rumah tentu menjadi sarana yang harus dilakukan untuk mendapatkan partisipasi pemantauan pertumbuhan balita. Ataupun baik di perkotaan maupun pedesaan tentu pula dapat mempadukan keduanya.
Tentu ada juga ide alternatif semisal pemberdayaan masyarakat atau pemberdayaan komunitas di masyarakat. Termasuk dalam ide alternatif ini yang menjadi penting adalah ide tentang Pos Timbang. Pos Timbang disini dimaksudkan sebagai perlu adanya proses pemantauan dimana saja dan kapan saja dalam satu bulan sebagai sarana pemantauan pertumbuhan balita. Pos Timbang dapat pula dibentuk sebagai ditempat pada salah satu rumah warga dengan penyediaan timbangan yang menjangkau kurang lebih 10 balita. Pengembangan konsep ini juga untuk menjawab tantangan di tengah pandemi ini. Sekaligus sebagai inovasi dalam pemberdayaan masyarakat atau ibu balita. Dengan asumsi, timbangan anak dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja. Tapi semua itu tentu di tengah pandemi seperti ini penyesuaian dengan protokol kesehatan dalam adaptasi kehidupan normal baru ini baik dalam pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan surveilans gizi untuk pemantauan balita adalah keharusan yang tak bisa diabaikan.
Referensi:
Gemiharto, I, Sjoraida, DF, 2014. Revitalisasi Posyandu dalam Pemberdayaan Masyarakat di Jawa Barat.
Kemenkes, 2013. Strategi Peningkatan Penimbangan Balita di Posyandu.
Kemenkes, 2020. Panduan Pelayanan Kesehatan Balita Pada Masa Pandemi Covid 19 Bagi Tenaga Kesehatan.
Kemenkes, 2020. Pedoman Pencegahan dan Tatalaksana Balita Gizi Buruk Pada Masa Pandemi Covid 19.
United Nations Indonesia, 2020. Pernyataan Bersama Tentang Ketahanan Pangan dan Gizi dalam Konteks Pandemi Covid 19 di Indonesia.





